Terbangkan Pesawat Kertas di Udara, 219 Pramuka Garuda Jawa Tengah Resmi Memulai Perhelatan Eagle Scout Award 2026

Facebook
WhatsApp
Telegram
Twitter

Salam Pramuka,

​SEMARANG, 3 Juli 2026 — Suara sangkakala kepramukaan resmi bergema di Lapangan Utama Pusat Kegiatan Pramuka (Puskepram) Candrabirawa, Gunungpati, Semarang. Tepat pukul 15.54 WIB sore ini, upacara pembukaan perhelatan bergengsi Eagle Scout Award (ESA) Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 resmi digelar dalam suasana khidmat dan penuh semangat membara.

​Ajang apresiasi tertinggi bagi para Pramuka Garuda ini diikuti oleh 219 tunas bangsa pilihan yang merupakan perwakilan dari 31 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Tengah. Komposisi peserta lintas golongan ini terdiri atas 59 anggota Pramuka Siaga, 61 Pramuka Penggalang, 62 Pramuka Penegak, dan 6 anggota Pramuka Pandega yang siap menguji kelayakan serta kompetensi mereka sebagai teladan di masyarakat.

​Ada momen membanggakan saat prosesi upacara berlangsung. Peserta Penegak Putri dari Kontingen Jepara, Wahyu Vlamdonita Arimbie, mendapatkan kehormatan untuk bertindak sebagai petugas upacara. Dengan suara yang lantang dan penuh penjiwaan, ia memimpin lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Satya Darma Pramuka, membakar semangat seluruh peserta yang memenuhi lapangan utama.

​Bertindak selaku Pembina Apel, Ketua Kwarda Jawa Tengah Kak Budi (Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc), menyampaikan pesan mendalam dalam sambutannya. Beliau menekankan bahwa lencana Garuda bukan sekadar simbol gagah-gagahan di dada.
​”Pramuka Garuda harus selalu menunjukkan semangat persaudaraan sejati di mana pun berada. Teruslah berprestasi dalam bakti, dan jadilah teladan yang nyata dalam kehidupan setiap hari,” tegas Kak Budi di hadapan ratusan peserta apel.

​Puncak upacara pembukaan ditandai dengan prosesi adat yang sangat unik dan sarat makna filosofis lokal. Kak Budi secara resmi menancapkan Wayang Garuda sebagai simbol dimulainya kompetisi, yang kemudian disusul oleh aksi serempak seluruh peserta menerbangkan ratusan pesawat kertas ke angkasa. Sembari pesawat-pesawat tersebut melayang di udara Candrabirawa, gemuruh jargon kegiatan diteriakkan dengan lantang oleh para peserta, menandai kesiapan mereka untuk berbakti dan berprestasi selama tiga hari ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *