Wabup Buka Muscab XIII 2025 Kwarcab Jepara, Apresiasi Capaian Lima Tahun Terakhir Sekaligus Tegaskan Peran Pramuka Wujudkan Jepara Mulus

Facebook
WhatsApp
Telegram
Twitter

Salam Pramuka,

Jepara – Musyawarah Cabang (Muscab) XIII Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara resmi dibuka oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) diwakili Wakil Bupati Jepara sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang M. Ibnu Hajar pada Sabtu (29/11) di Sanggar Bakti Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara. Forum tertinggi di tingkat cabang ini menjadi momentum penting dalam menetapkan arah gerakan kepanduan Jepara untuk lima tahun mendatang.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar, Ketua Kwarda Jawa Tengah S. Budi Prayitno, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, pimpinan perangkat daerah, pengurus Kwarcab, Ketua Kwarran se-Kabupaten Jepara, serta seluruh peserta Muscab XIII.

Ketua Kwarda Jawa Tengah S. Budi Prayitno  berharap harmoni, prestasi, dan inovasi yang telah diukir selama ini dapat dilanjutkan kepengurusan yang baru. “Di bawah Kak Hesti Kwarcab Jepara luar biasa. Patut diapresiasi dan dilanjutkan bahkan ditingkatkan ke depannya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Jepara masa bakti 2020–2025, Hesti Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wakil Bupati Jepara yang hadir langsung membuka Muscab. Kehadiran Wakil Bupati Jepara sekaligus Wakil Kamabicab Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara disebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Pramuka Jepara.

“Muscab ini merupakan forum tertinggi di tingkat cabang, dengan dua agenda besar: evaluasi dan laporan pertanggungjawaban masa bakti 2020–2025, serta pemilihan Ketua Kwarcab Jepara masa bakti 2025–2030,” ujarnya.

Hesti memaparkan berbagai capaian strategis selama lima tahun terakhir. Pramuka Jepara sukses menorehkan 44 prestasi, termasuk Juara I Kwartir Tergiat Golongan Madya Tingkat Jawa Tengah, sebagai catatan emas periode 2020–2025. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Jepara atas fasilitas sekretariat Kwarcab yang kini lebih representatif.

Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hesti Nugroho dan seluruh jajaran Kwarcab Jepara periode 2020–2025 atas dedikasi dalam mengembangkan Gerakan Pramuka Jepara.

“Dedikasi para pengurus sangat luar biasa. Prestasi ini menjadi kebanggaan kita bersama, sekaligus bukti nyata kiprah Pramuka dalam membina generasi muda,” ungkap Wakil Ketua Mabicab Kwarcab Jepara itu.

Pihaknya turut mengapresiasi sejumlah program unggulan Kwarcab Jepara, di antaranya Program Pengembangan Pramuka Jepara. Kemudian Pembinaan Anggota Muda melalui pesta siaga, jambore cabang, lomba tingkat, pelantikan Pramuka Garuda, Survival, Raimuna, hingga festival keterampilan.

Pembinaan Anggota Dewasa dengan kursus KMD, KML, penguatan korps pelatih, karang pamitran, serta pengiriman peserta ke kursus pelatih daerah dan nasional.

Pengembangan Gugus Depan dan Satuan Karya melalui lomba administrasi, orientasi gudep mantap, workshop evaluasi, dan bimtek akreditasi gudep.

Pengabdian Masyarakat dan Pramuka Peduli, seperti posko lebaran dan nataru, bantuan air bersih, santunan yatama, donor darah, penanganan bencana, hingga aksi lingkungan.

Penguatan Kehumasan dan Informatika, termasuk pelatihan pengelolaan media sosial dan protokoler, serta capaian penghargaan kehumasan tingkat Jawa Tengah.

Wakil bupati juga menyoroti prestasi tambahan seperti Juara 1 Eagle Scout Award Pandega Putri, dan Juara 1 Regu Putri LT IV Jawa Tengah (2022), Juara Umum Lomba Lintas Medan Ubaloka (2023), dan Juara 1 Iklan Layanan Masyarakat

Pihaknya menegaskan bahwa pembangunan Jepara lima tahun ke depan menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia unggul, berkarakter, sehat, religius, dan produktif. Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi ini.

Ia memaparkan sejumlah capaian pembangunan Jepara. IPM Jepara mencapai 74,73 (2024) dan ditargetkan menjadi 76,14 (2029). PDRB per kapita meningkat dari Rp 39,55 juta (2024) menjadi target Rp 64,99 juta (2029). Kemiskinan makro turun menjadi 6,09% pada 2024, terendah di Jawa Tengah, dan ditargetkan turun lagi menjadi 4,5–5,2% pada 2029.

“Di sinilah Pramuka memainkan peran vital dalam membentuk SDM berkarakter dan berdaya saing, sekaligus menjadi bagian dari gerak pembangunan Jepara Mulus,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Jepara membuka Muscab XIII Kwarcab Jepara secara resmi dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim sekaligus berharap musyawarah berjalan lancar, produktif, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Gerakan Pramuka Jepara.

Ia menutup sambutan dengan sebuah pantun penuh pesan;

Kayu jati berhias ukiran,

Menjadi kotak sutera halus.

Pramuka Jepara penuh pengabdian,

Bersama membangun Jepara Mulus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *