Penanaman Dewandaru dan Gaharu Warnai Hari Pohon Sedunia di Batealit Tahun 2025

Facebook
WhatsApp
Telegram
Twitter

Salam Pramuka,

Jepara – Peringatan Hari Pohon Sedunia di Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, pada Jumat (21/11/2025) diisi dengan kegiatan penanaman berbagai jenis bibit pohon sebagai upaya mitigasi bencana sekaligus penguatan pelestarian hutan.

Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan penanaman bibit Dewandaru dan Gaharu oleh Camat Batealit Yenny Dyah Sulistyani bersama KRPH Batealit Nur Hamid di kawasan Perum Perhutani Batealit.

Perhutani menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Penanaman dilakukan di wilayah Petak 82 RPH Batealit BKPH Muria Patiayam KPH Pati, turut Desa Batealit. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian berbagai pihak dalam menjaga hutan Batealit. Sinergi ini penting untuk perlindungan dan pelestarian kawasan hutan,” ujar perwakilan Perhutani.

Diteruskan oleh Pelajar MTsN 1 Jepara

Kegiatan berlanjut pada siang hari pukul 14.00 dengan penanaman 100 bibit buah, terdiri atas alpukat, durian, dan matoa. Penanaman melibatkan 40 anggota MTsN 1 Jepara beserta pembinanya Kak Sunarto, didampingi Abdul Kholiq, Andalan Kwarcab Jepara. Lokasi penanaman berada di sekitar Kali Ndayung.

Para pelajar antusias mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari edukasi penyelamatan lingkungan. Penanaman pohon diharapkan menjadi langkah nyata mitigasi bencana. “Mencegah bencana lebih baik daripada menanggulangi,” menjadi pesan utama yang digaungkan pada kegiatan tersebut.

Penanaman Dewandaru dan Gaharu pada peringatan Hari Pohon Sedunia juga dimaknai sebagai wiwitan (awal) dari rangkaian penanaman bersama antara masyarakat dan Perhutani di wilayah Batealit.

Camat Batealit Yenny Dyah Sulistyani menegaskan bahwa agenda ini sejalan dengan Tematik Kecamatan Batealit: “Integrasi Wisata dengan Perikanan, Industri, dan UMKM”. Menurutnya, kelestarian lingkungan menjadi fondasi penting pengembangan potensi daerah.

“Harapannya, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Mari kita wujudkan Batealit SIP (Semangat Integritas Pelayanan Prima) serta Batealit Harmoni (Harum Aroma Kopi, Mozaik Alam dan Seninya),” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *